Stop Press: Setiap Wartawan Bharatanews.com Dilengkapi Identitas Diri, Serta Nama Tercantum Pada Kanal Redaksi. Tindakan Di Luar Penugasan Jurnalis, Bukan Tanggung Jawab Pengelola.
Senin, 09 April 2012

Kajati Gorontalo Ancam Jaksa Nakal




GORONTALO (bharatanews): Maraknya kasus suap yang melibatkan oknum jaksa disejumlah daerah beberapa tahun terakhir ini membuat Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Siswoyo mulai gerah. Kajati Gorontalo memberikan peringatan keras kepada seluruh jaksa baik di lingkungan Kejaksaan Tinggi Gorontalo maupun Kejari jajaran untuk menjauhi hal-hal yang tidak terpuji tersebut. Pasalnya, sanksinya cukup berat yakni hingga pemecatan.
   
“Ya, dengan melihat beberapa contoh kasus yang melibatkan oknum jaksa lagi marak disejumlah daerah akhir-akhir ini membuat saya mulai kuatir jangan sampai hal tersebut akan menimpa oknum jaksa di institusi yang sedang saya pimpin saat ini,”kata Kajati Gorontalo Siswoyo.

Olehnya untuk mengantisipasi hal tersebut jangan sampai terjadi, maka jauh-jauh sebelumnya orang nomor satu di Institusi Adhayksa Gorontalo ini mulai mewanti-wanti kepada seluruh jaksa yang ada di jajaranya untuk menghindari hal-hal yang dilarang oleh agama maupun Undang-Undang tersebut.

Menurutnya, peringatan ini tidak hanya disampaikan lewat media massa saja melainkan melalui rapat-rapat internal kejaksaan yang menghadirkan seluruh pejabat struktural maupun staf di jajaran Kejati dan Kejari.

Siswoyo senantiasa menghimbau kepada jajaranya apabila dalam menangani kasus atau perkara harus dilakukan secara profesional dan proporsional. Artinya berdasarkan hati nurani dan mengandung integritas. Bilamana kedapatan ada oknum jaksa yang mencoba main-main dalam penanganan kasus, maka tentu kata Siswoyo ada larangan tertentu bahkan akan ditindak tegas.

Jika pelanggaran yang dilakukan oknum jaksa sudah mengarah ke tindak pidana umum dan sesuai hasil lidik internal kejaksaan ada indikasi terlibat maka akan diserahkan proses hukumnya ke pihak kepolisian. Demikian sebaliknya tegas Siswoyo, jika oknum jaksa itu ada indikasi ke arah pidana khusus, maka pihaknya akan melakukan penyelidikan hingga penyidikan di internal kejaksaan itu sendiri. 

“Sanksi yang terberat akan diberikan kepada oknum jaksa itu yakni bisa sampai dengan pencopotan sebagai jaksa bahkan bisa sampai pada pemecatan sebagai Pegawai Negeri Sipil  (PNS),”tandas Siswoyo sembari menghimbau kepada seluruh jaksa untuk tetap menjalankan tugas sesuai Standart Operasional Prosedur.(GP/mrib)