Stop Press: Setiap Wartawan Bharatanews.com Dilengkapi Identitas Diri, Serta Nama Tercantum Pada Kanal Redaksi. Tindakan Di Luar Penugasan Jurnalis, Bukan Tanggung Jawab Pengelola.
Kamis, 24 Mei 2012

Duh, Bu Camat Selingkuh?




MADIUN-JAWA TIMUR (bharatanews): Suami mana yang tidak sakit hati melihat istri mempunyai pria idaman lain (PIL). Inilah yang dirasakan JA. Seorang perwira menengah TNI itu, melaporkan PR, istrinya yang juga menjabat sebagai salah satu camat di Pemkab Madiun, Jawa Timur, ke polisi.


Selain ke polisi, ibu camat juga dilaporkan suaminya ke Inspektorat Pemkab Madiun. PR diduga telah berselingkuh dengan Pria Idaman Lain (PIL) di objek wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan.

Kepala Inspektorat Pemerintah Kabupaten Madiun, Bambang Budi Utom mengakui pihaknya menerima laporan perselingkuhan sang camat dari JA, suaminya. "Kemarin kami sudah menerima laporan tertulis perselingkuhan dari suami yang bersangkutan. Saat ini kami masih menindak lanjuti laporan tersebut dengan memanggil yang bersangkutan untuk kami konfirmasi," ujarnya kpeada wartawan kemarin.

Bambang menjelaskan, meski sudah memanggil dan meminta konfirmasi terhadap PR, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Pasalnya saat ini masih terus meminta keterangan terhadap yang bersangkutan.

Bambang menambahkan, pemanggilan terhadap PR sebatas klarifikasi adanya pengaduan, sehingga belum sampai melakukan pemeriksaan yang mengarah pada perbuatan perselingkuhan maupun tempat kejadian perkara (TKP).

Jika laporan JA tersebut terbukti, PR yang baru beberapa waktu yang lalu diangkat menjadi camat itu diperkirakan bakal dikenai sanksi cukup berat, yaktu non job. "Kalau terbukti yang bersangkutan akan dijatuhkan hukuman disiplin sampai dengan dibebastugskan," terang Bambang.

Sementara itu, informasi lain menyebutkan, dalam dugaan kasus itu, JA juga telah melaporkan isterinya ke Kepolisian Resort Magetan atas tindak pidana perzinahan dan ke Den POM. Lantaran, PIL istrinya juga diduga dari oknum anggota TNI berpangkat Perwira Menengah.(BJ/dif)