Stop Press: Setiap Wartawan Bharatanews.com Dilengkapi Identitas Diri, Serta Nama Tercantum Pada Kanal Redaksi. Tindakan Di Luar Penugasan Jurnalis, Bukan Tanggung Jawab Pengelola.
Selasa, 17 Januari 2012

PNS Kalsel Dicokok Bawa Sabu




 PALANGKA RAYA (bharatanews): Dua orang warga asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang belakangan diketahui bernama Kurni dan Junai, ditangkap aparat kepolisian Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Tengah di kawasan Jalan Raden Saleh III, Palangka Raya, siang tadi sekitar pukul 15.00 Wib (17/1).

Sebenarnya para pelaku itu sudah lama diintai aparat kepolisian. Ketika ditangkap, mereka berusaha membuang barang bukti berupa satu bungkus plastik berisi serbuk putih sabu-sabu seberat lima gram.

Setelah diperiksa, ternyata Kurni merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Banjarmasin, sedangkan Junai adalah warga biasa. Kasat II Polda Kalteng, AKBP H Dardiansyah, membenarkan pihaknya telah menangkap kedua pelaku yang terkait masalah narkoba.

“Kami mengamankan dua orang warga asal Banjarmasin. Dari tangan salah satu pelaku, ditemukan sabu-sabu satu paket sekitar lima gram. Kini kasusnya masih dikembangkan,” katanya kepada wartawan, sore tadi (17/1).

Tertangkapnya kedua pelaku tersebut berawal dari informasi yang didapat polisi dari warga mengenai dugaan bandar narkoba asal Banjarmasin, yang akan bertransaksi di Palangka Raya.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pengintaian, polisi mencurigai sebuah mobil datang ke lokasi TKP yang dimaksudkan. Di sana, terlihat dua orang (Kurni dan Junai) turun dari mobil dan langsung menyerahkan sesuatu yang diduga narkoba kepada seseorang.

Ketika mengetahui ada polisi di lokasi tersebut, Kurni spontan membuang barang bukti ke tanah. Setelah dicek polisi, ternyata barang tersebut adalah sabu-sabu. Untuk pengembangan lebih lanjut, polisi langsung membawa keduanya ke Mapolda Kalteng untuk diproses.

“Mereka (Kurni dan Junai) mengantar sendiri barang tersebut ke Palangka Raya. Saat di lokasi, barang tersebut dibuang, namun kami melihatnya dan mengamankannya,” ujar H Dardiansyah.(rho)