Stop Press: Setiap Wartawan Bharatanews.com Dilengkapi Identitas Diri, Serta Nama Tercantum Pada Kanal Redaksi. Tindakan Di Luar Penugasan Jurnalis, Bukan Tanggung Jawab Pengelola.
Sabtu, 21 Januari 2012

Sehari, 4 Mobil Dibobol Maling




 JEMBER-JAWA TIMUR (bharatanews): Jangan menaruh barang berharga di mobil. Bisa jadi sedang diincar penjahat. Terlebih aksi pembobolan kendaraan sedang marak terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dalam sehari, sebanyak empat mobil disatroni penjahat. Modusnya sama; yakni dengan cara memecahkan kaca atau mencongkelnya.

Persitiwa pembobolan sebanyak empat mobil terjadi pada Jumat (20/1) siang. Uang dan barang berharga yang berada di dalam mobil lenyap digasak penjahat. Para penjahat mengincar mobil-mobil yang sedang diparkir, baik di area parkir resmi maupun di pinggir jalan.

Mobil yang pertama dibobol penjahat pada Jumat (20/1) adalah milik Gatut Sriono (45), warga Wonokromo, Surabaya dan Umar Abdulah (63), warga Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Patrang. Penjahat tergolong nekat karena membobol mobil mereka saat diparkir di depan rumah di Perumahan Wirolegi Asri.

"Saya kaget, usai bertamu menemukan kaca mobil sudah dalam keadaan terbuka,"kata Gatut kepada wartawan. Begitu dilihat, ternyata ada bekas congkelan benda tumpul pada kaca mobilnya, seperti dibuka paksa.

Dari mobil milik Gatut jenis Daihatzu bernomor polisi L 1529 UJ, kawanan penjahat menggasak satu unit laptop dan uang tunai sebesar Rp 4 juta, surat-surat penting serta buku tabungan yang tersimpan di dalam kendaraan tersebut. Gatut mengaku hanya bisa pasrah dengan aksi pembobolan mobilnya itu.

Nasib sama dialami oleh Umar Abdullah. Mobil Toyota Avanza miliknya disatroni kawanan pembobol dengan modus memecahkan kaca. Akibat peristiwa tersebut, Umar harus kehilangan dua unit laptop dan uang tunai sekitar Rp 67 juta yang disimpannya di dalam mobil.

Pada saat hampir bersamaan, peristiwa serupa terjadi di Jalan Halmahera, Kecamatan Sumbersari. Dua unit mobil menjadi sasaran kawanan pembobol. Salah satu mobil yang dibobol adalah milik sebuah perusahaan rokok bernomor polisi L 1390 UR. Sedangkan mobil lainnya, Honda CRV bernomor polisi P 11 EL milik seorang hakim Pengadilan Negeri Jember Nur Rahman.

Kedua mobil tersebut dibobol kawanan penjahat dengan cara memecahkan kaca jendelanya. Sejumlah barang berharga yang berada di dalam kedua mobil tersebut, raib digondol penjahat.

Menanggapi maraknya aksi pembobolan mobil, Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas (Reskrim) Polres Jember, AKP Alit Alarino menyatakan, pihaknya akan menyebar tim buru sergap untuk melakukan pengintaian di sejumlah lokasi yang sering digunakan sebagai tempat parkir kendaraan.

"Kami juga minta warga untuk berhati-hati, atau dengan tidak menyimpan barang berharga di dalam mobil," imbaunya.(BJ/dif)