Stop Press: Setiap Wartawan Bharatanews.com Dilengkapi Identitas Diri, Serta Nama Tercantum Pada Kanal Redaksi. Tindakan Di Luar Penugasan Jurnalis, Bukan Tanggung Jawab Pengelola.
Sabtu, 01 Desember 2012

Bawa Sabu dari Jiran, Bandar Asal Aceh Dibekuk




PADANG-SUMBAR (bharatanews): Penyelundupan tiga paket sabu seberat setengah kilogram sabu dari Malaysia untuk diedarkan di Kota Padang, digagalkan jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Sumbar. Dari tangan dua pengedar yang berasal dari Aceh, polisi menyita paket sabu dengan nilai jual Rp300 juta.

Kedua pelaku, Nurwan (38) dan Meri Andani (24) tidak menyangka orang yang memesan sabu-sabu ternyata polisi. Pelaku yang besar di daerah Dien Kuneng, Desa Gampong Seumirah, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Timur, diciduk sewaktu bertransaksi dengan polisi yang menjebaknya dalam rumah di  Jalan Sutomo, Kecamatan Padang Timur. Tak ada perlawanan, keduanya pasrah digiring petugas beserta tiga paket besar sabu.

Polisi awalnya kesulitan memancing kedua pelaku masuk ke dalam perangkap, tapi karena diberikan iming-iming nilai pembelian sabu dua kali lipat dari harga normal, akhirnya disepakatilah transaksi dilakukan di Jalan Sutomo.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Arif Rahman Hakim menyebutkan, tersangka Meri digiring dari Medan hingga ke Padang membawa sabu. Sementara, rekannya, Nurwan sudah dua hari berada di Padang, untuk memastikan kalau pembeli sabu-sabu serius. Setelah dipastikan baru Meri berangkat dari Medan menggunakan pesawat Lion Air.

Selain sabu, polisi juga menemukan kerta bon pembayaran pelayanan jasa penumpang dari Bandara Sutan Mahmud Badaruddin II International dan tiket pesawat Lion Air atas nama Sabri. Selain itu, sabu yang diperkirakan setengah kilo tersebut juga dibagi tiga dalam kotak kopi yang bermerk Amanda. Pelaku sengaja menyembunyikan sabu di dalam sachet kopi untuk mengelabui petugas bandara.

Saat ini polisi masih melakukan pengembangan. Kemungkinan, masih ada rekan Meri berada di Padang. ”Sedang dilakukan pengembangan. Seorang pelaku lagi sedang dicari. Mereka berjumlah tiga orang dan sudah menjadi target selama dua minggu,” ujar Kombes Arif.

Meri mengaku mendapatkan untung puluhan juta apabila nanti sabu itu berhasil diberikan kepada pelanggan yang di Padang.(PP/mrib)