Stop Press: Setiap Wartawan Bharatanews.com Dilengkapi Identitas Diri, Serta Nama Tercantum Pada Kanal Redaksi. Tindakan Di Luar Penugasan Jurnalis, Bukan Tanggung Jawab Pengelola.
Rabu, 02 Januari 2013

Asusila, 11 Anggota Polisi Dipecat




KENDARI-SULTENG (bharatanews): Dari tahun ketahun, jumlah polisi yang dipecat tidak juga menunjukan penurunan yang signifikan. Di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, 11 polisi dipecat selama tahun 2012.

"Anggota Polri yang telah dipecat atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) selama tahun 2012 yakni sebanyak 11 anggota Polri. Kami di kepolisian tidak ingin memberlakukan peraturan tidak adil, sehingga harus diberikan hukuman yang pantas," kata Kapolda Brigjen Pol Ngadino.

Menurutnya, pemecatan terhadap 11 anggota Polri tersebut karena beberapa alasan, yakni tindak asusila dan tidak masuk kerja, sehingga pihaknya memberhentikan oknum polisi tersebut. Ngadino menuturkan, jumlah polisi yang dipecat pada tahun 2012 menurun dibanding tahun 2011 lalu. Pada tahun 2011, anggota Polri yang dipecat sebanyak 19 orang.

"Kami akui pada tahun 2012 jumlah anggota Polri kami yang dipecat mengalami penurunan, itu juga karena sanksi tegas yang kami berikan, sebagai contoh kepada anggota Polri lain, agar tidak sembarangan dalam berperilaku," tegasnya. Menurut Ngadino, tindakan tegas diambil sebagai bentuk penegakan aturan terhadap anggota Polri yang melanggar.

Di kesempatan yang sama, Kapolda uga memaparkan perkara yang paling menonjol ditangani jajaran Polda pada tahun ini, yakni kasus penganiayaan. Selama tahun 2012, kasus penganiayaan yang berhasil ditangani Polda Sultra yakni sebanyak 1.801 kasus.

Setelah penganiayaan, menyusul pencurian biasa sebanyak 606 kasus, kemudian kasus pegeroyokan sebanyak 579 kasus, pencurian dengan pemberatan 544 kasus, Kekerasan Dalam Rumah Tangga 483 kasus, perusakan 416 kasus, pengancaman 285 kasus dan jambret sebanyak 108 kasus.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus berupaya untuk menangani semua kasus yang dilaporkan masyarakat kepada pihak kepolisian, sebagaimana fungsinya untuk melindungi masyarakat. "Kami akan berupaya untuk menjalankan tugas kami, begitu pula dengan kasus-kasus yang dialami masyarakat, tentu menjadi tanggung jawab kami," tandasnya.(TS/mrib)