Stop Press: Setiap Wartawan Bharatanews.com Dilengkapi Identitas Diri, Serta Nama Tercantum Pada Kanal Redaksi. Tindakan Di Luar Penugasan Jurnalis, Bukan Tanggung Jawab Pengelola.
Minggu, 31 Maret 2013

Di Kabupaten Tambrauw, Gizi Buruk Merengut Nyawa




TAMBRAUW-PAPUA BARAT (bharatanews): Sedikitnya 9 anak dan 5 ibu hamil meninggal akibat kekurangan gizi di 4 kampung di Distrik Kafou,Kabupaten Tambrauw, Papua Barat.  Sedikitnya tercatat ada 175 warga yang terdiri dari anak dan orang tua menderita hal serupa di wilayah tersebut.
Kondisi memprihatinkan itu baru diketahui setelah seorang ibu beserta anaknya, warga Kampung Jok Joker, menderita kekurangan gizi. Salah satu tokoh masyarakat dan pengurus gereja membawa mereka berobat ke Puskesmas Sausapor.
Selain kekurangan gizi, sejumlah warga berada di 4 kampung tersebut juga ditenggarai menderita penyakit kulit serta malaria tropika. salah satu anak dirawat di puskesmas itu karena komplikasi gejala malaria.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tambrauw, Maklon Mainolo, mengatakan, dinas sosial dan kesejahteraan rakyat, serta dinas kesehatan Kabupaten Tambraw sudah mengirim bantuan berupa makanan  dan obat obatan kepada warga setempat guna mengatasi kasus kekurangan gizi buruk dan penyakit malaria.
“Kami juga menurunkan sejumlah tenaga medis dengan menggunakan helikopter. Saat ini tercatat ada 9 anak meninggal akibat kekurangan gizi, sementara 175 warga lainnya masih dalam penanganan tenaga medis,” katanya, kemarin.
Menurut dia, kejadian itu baru diketahui setelah salah satu warga melaporkan peristiwa kematian 9 anak dan 5 ibu hamil akibat kekurangan gizi. Yang disesali, pihaknya mencatat bahwa seluruh tenaga medis di wilayah itu sudah tidak ada di tempat. Padahal, sejauh ini, pemerintah Kabupaten Tambrauw masih belum menariknya.

Terkait kasus memprihatinkan itu, banyak pihak menyesali sikap Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw belum menyatakan kondisi tersebut sebagai peristiwa luar biasa. Sementara jumlah korban, baik yang meninggal maupun masih dalam perawatan sudah cukup banyak. (tkd)