Stop Press: Setiap Wartawan Bharatanews.com Dilengkapi Identitas Diri, Serta Nama Tercantum Pada Kanal Redaksi. Tindakan Di Luar Penugasan Jurnalis, Bukan Tanggung Jawab Pengelola.
Kamis, 09 Mei 2013

Kapal Layar Meledak, Tujuh Penumpang Terpanggang




KOTABARU-KALSEL (bharatanews): Tujuh orang dinyatakan tewas dalam peristiwa terbakar dan meledaknyanya kapal penumpang Perahu Layar Motor (PLM) Setia Budi di Pelabuhan Panjang Kotabaru, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), kemarin, sekitar pukul 11.00 Wita.

Humas Pelindo III Cabang Kotabaru, Ludik Haibuan, menjelaskan, menurut informasi kapal yang melayani rute pelayaran Kotabaru-Geronggang, selain mengangkut penumpang sekitar 12 orang, juga barang-barang keperluan sehari-hari (Sembako), tabung gas alpiji, BBM dan dua sepeda motor.

Ditambahkan, musibah itu menewaskan tujuh penumpang. Mereka adalah Suparmi (55), Joko Irawan (27), Puspita Novalia (23), Nurul Asiah (34), Rifka Nadia (10), Sulistiawati (30), dan Frismustof (2). Sedangkan lima orang yang selamat menderita luka bakar, dua diantaranya mengalami luka serius.

"Seluruh korban yang tewas sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabaru. Kecelakaan ini terjadi ketika salah satu awak kapal menghidupkan mesin, tiba-tiba terjadi ledakan," katanya kepada wartawan, kemarin.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotabaru, Tri Basuki Rahmat, mengatakan, petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman dilakukan dengan hati-hati karena terjadi beberapa ledakan lanjutan. "Satu jam baru bisa diatasi," kata dia.

Setelah kondisi dapat diatasi, sejumlah petugas gabungan langsung mencari korban yang terjebak di dalam kapal milik H. Eling yang sudah ludes terbakar itu.

Petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) Kotabaru, Afrial, mengatakan, sebagian daging dan organ tubuh penumpang yang tewas bercampur dengan plastik dan barang-barang penumpang. "Petugas sulit mengidentifikasi para yang meninggal karena sebagian tubuhnya hancur, dan daging korban bercampur plastik," ungkapnya.

Kondisi ini sempat menyulitkan proses identifikasi korban. Penyebab ledakan Belum diketahui secara pasti. Dugaan sementara akibat kebocoran pada tabung gas. (tb/dar)