Stop Press: Setiap Wartawan Bharatanews.com Dilengkapi Identitas Diri, Serta Nama Tercantum Pada Kanal Redaksi. Tindakan Di Luar Penugasan Jurnalis, Bukan Tanggung Jawab Pengelola.
Rabu, 15 Februari 2012

Di Medan, Polisi Tembak Polisi




MEDAN-SUMUT (bharatanews) : Ini peringatan bagi siapapun yang suka pegang senjata. Briptu Leonard Sitanggang tertembak oleh Briptu Ikhsan Fuadi tanpa sengaja saat keduanya bercanda ketika membersihkan senjata laras panjang jenis P-2,  di Asrama Direktorat Sabhara Polda Sumut (Poldasu). Alhasil, Leonar yang akrab dipanggil leo ini tewas seketika di di Barak C No.12 Sabhara, Jalan Djamin Ginting, Padang Bulan, Medan.

Informasi yang dihimpun, sesaat sebelum kejadian, kedua polisi itu sedang membersihkan senjata di asrama. Sebagai sesama rekan satu angkatan, Fuadi dan Leo kerap bercanda akrab. Entah karena apa, senjata yang sedang dibersihkan Fuadi tertarik pelatuknya hingga suara menyalak. Kontan peluru tajam menembus pelipis kanan, hingga akhirnya Briptu Leonard Sitanggang tewas mengenaskan.

Ada kabar lain, peluru yang menewaskan Leo adalah milik senjata yang sedang dibersihkan Leo. Hanya saja sat kejadian, keduanya memang sedang berduaan membersihkan senjata.

Keduanya membersihkan senjata karena sudah menjadi tugas personel yang usai melaksanakan tugas. Leo dan Fuadi sendiri membersihkan senjata usai melakukan pengawalan logistik dari Aceh. Jenazah Leo pun dibawa ke RSU Bhayangkara Medan. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka, di kawasan Pasar V Tandem Kota Binjai.

Saat wartawan ingin meminta keterangan, terkait tewasnya Briptu Leonard, tak seorang pun dari pihak polisi yang mau memberikan keterangan.

"Tunggu aja, Kapolda nanti yang akan memberikan keterangan. Tapi memang kepalanya tertembus peluru, laras panjang jenis P-2," bilang AKP Hendrik, Panit Jahtanras Polresta Medan, kepada wartawan.

Untuk mempertanggungjawabkan kejadian mengenaskan itu, kini Briptu Ikhsan Fuadi telah diamankan dan diperiksa di Provam Poldasu, terkait tewasnya si putra tunggal dari 6 bersaudara itu. (RA/mrib)