Stop Press: Setiap Wartawan Bharatanews.com Dilengkapi Identitas Diri, Serta Nama Tercantum Pada Kanal Redaksi. Tindakan Di Luar Penugasan Jurnalis, Bukan Tanggung Jawab Pengelola.
Senin, 20 Februari 2012

Anggota DPRD Pinrang Malas Ngantor




PINRANG-SULSEL (bharatanews) : DPRD Kabupaten Pinrang kembali mendapat sorotan dari banyak kalangan. Sorotan tersebut terkait kinerja DPRD yang dianggap semakin melorot. Selain belum adanya Perda inisiatif sepanjang tahun 2009 sampai sekarang, kemalasan sejumlah oknum anggota DPRD berkantor pun dinilai banyak kalangan sudah menciderai kepercayaan masyarakat.

Koordinator LSM Lakipada Pinrang, Muhammad Yusti Timbangi mengatakan, antara alokasi anggaran yang diberikan kepada DPRD dengan kinerjanya sebagai wakil rakyat, dinilai tidak sebanding. Yusti bahkan menuding kinerja DPRD Pinrang masih sangat kurang.

"Indikatornya sangat sederhana. Sepanjang keberadaan DPRD priode 2009 lalu, hingga kini belum ada Perda inisiatif yang di tetapkan. Ini berbanding kontras dengan DPRD di daerah lain yang berhasil membuat produk Perda inisiatif,"paparnya.

Adanya sejumlah anggota DPRD yang kerap mangkir berkantor, juga menjadi sorotan masyarakat dan LSM di Pinrang, belakangan ini. Yusti mengatakan, kendati tidak ada aturan administratif yang mengharuskan anggota DPRD berkantor setiap hari, namun itu seharusnya menjadi tanggung jawab moral masing-masing anggota DPRD.

"Tidak adanya aturan anggota DPRD wajib berkantor setiap hari itulah yang kemudian menjadi menyebab anggota DPRD merasa tidak perlu masuk kantor kalau tidak ada rapat. Padahal aspirasi masyarakat sewaktu-waktu bisa masuk ke DPRD,"katanya.

Terpisah, Ketua DPRD Pinrang Muhammad Darwis Bastama SIp kepada Upeks mengakui adanya anggota DPRD yang kerap mangkir kerja. Namun, kata dia, satu diantaranya tengah menjalani perawatan intensif karenasakit. Darwis mengatakan, pihaknya juga sudah menggelar rapat khusus yang membahas tata tertib dan kode etik anggota DPRD. Anggota DPRD dituntut untuk tetap berkantor kecuali ada tugas luar.

"Itu untuk melaksanakan rapat kerja menurut komisi masing-masing, terutama penerimaan aspirasi dari masyarakat yang bisa datang kapan saja,"katanya.
Terpisah, Ketua Badan Kehormatan DPRD H Alimuddin Ngaru mengatakan, akan mengecek nama-nama anggota DPRD yangkerap mangkir berkantor untuk menjadi pertimbangan pihaknya. Aturan yang mengikat anggota DPRD dalam kode etik dan tata tertib, sangat jelas sehingga yang melakukan pelanggaran akan disanksi sesuai aturan.

"Persentase tingkat kehadiran anggota DPRD akan kamu umumkan dalam waktu dekat,"tegasnya.(UE/mrib)