Stop Press: Setiap Wartawan Bharatanews.com Dilengkapi Identitas Diri, Serta Nama Tercantum Pada Kanal Redaksi. Tindakan Di Luar Penugasan Jurnalis, Bukan Tanggung Jawab Pengelola.
Senin, 05 Maret 2012

10 Ribu Muslim Jambi Buta Baca Al-Qur'an




KUALA TUNGKAL–JAMBI (bharatanews) : Diperkirakan lebih dari 10 ribu Muslim di Provinsi Jambi buta aksara Al-Qur'an. Informasi ini cukup mengejutkan mengingat Jambi termasuk provinsi yang kental nuansa keislamannya di Indonesia. Gubernur minta Majelis Ulama Islam (MUI) Provinsi Jambi, pengurus LPTQ dan segenap SKPD terkait mencari solusi terbaik.

"Kita semua berdosa kalau buta aksara Al-Qur'an dibiarkan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan harus membuat program guna mengatasi masalah ini," ucap Gubernur Jambi pada Haul Syekh Abdul Qadir Jaelani, Syekh Nawawi Berjan, Syekh Muhammad Ali Bin Syekh Abdul Wahab, dan Guru-guru serta Hari Ulang Tahun (HUT) Majelis Ta'lim Al-Hidayah ke-33 dan HUT Pondok Pesantren Al-Baqiyatush Shalihat Kuala Tungkal ke-19, di halaman Pondok Pesantren Baqiyatush Shalihat, Kuala Tungkal, Minggu siang (4/3).

Berkaitan dengan Haul Syekh, Gubernur menuturkan peran ulama yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Ulama adalah penyangga moralitas umat. Peran tersebut telah diteladankan okeh ulama besar, Syekh Abdul Qadir Jaelani, seorang ulama besar yang hidup pada abad ke-5/6 H dan wafat pada tahun 561 H.

Ditambahkan Gubernur, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyediakan beasiswa penuh bagi siapa saja mahasiswa Jambi yang bisa mengambil S3 di Al-Azhar di Mezir, baik dalam bidang Tafsir, Syariah/Hukum Islam maupun Pemikiran Islam. Gubernur juga mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi telah membeli asrama mahasiswa di Mesir, untuk ditempati oleh mahasiswa Jambi yang kuliah di sana.

"Kita berharap, ulama kembali berada di front terdepan untuk mengingatkan kesalahan kita dan selalu memainkan peran pentingnya, betapapun majunya peradaban dan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini," tutur gubernur.


Selanjutnya, Gubernur memberikan bantuan kepada anak-anak yang hafal 30 zuz Al-Qur:an. Kepada para wartawan, gubernur mengungkapkan keharuannya melihat perhatian yang sangat besar dari masyarakat dalam mempersiapkan dan menghadiri Haul Syekh tersebut.

Sebelumnya, Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Usman Ermulan menghimbau masyarakat untuk hidup sederhana dan tidak terperdaya oleh dunia serta menyayangi sesama serta terus menggalakkan pengajian. (IJ/mrib)